Agriku.id News | Agro & Export Insight
Manggis bukan hanya dikenal sebagai salah satu buah tropis favorit Indonesia. Di pasar internasional, buah yang sering disebut โQueen of Fruitsโ ini semakin memiliki nilai ekonomi dan peluang ekspor yang menarik.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada 2024 Indonesia mengekspor sekitar 57.009,9 ton manggis dengan nilai US$146,18 juta. Nilai tersebut meningkat sekitar 30,22% dibandingkan 2023. Angka tersebut menunjukkan bahwa manggis mulai menjadi salah satu komoditas hortikultura Indonesia yang mempunyai daya saing tinggi di pasar global.
๐ 2024 menjadi tahun yang sangat kuat dan nilai tersebut berasal dari statistik BPS yang diolah Kementerian Pertanian. Dengan kata lain, hanya dalam satu tahun, volume ekspor bertambah sekitar 14.185 ton.Ini bukan angka kecil.
๐จ๐ณ China menjadi pasar utamaYang paling menarik adalah konsentrasi pasar ekspor Indonesia.Pada 2024, tujuan utama manggis Indonesia adalah:
๐จ๐ณ China47.778 tonUS$126,18 juta
๐ญ๐ฐ Hong Kong5.219 tonUS$13,32 juta
๐ฆ๐ช UAEยฑ773 tonUS$1,67 juta
Negara lainnyaยฑ3.240 ton sisanya. China sendiri menyerap sekitar 84% volume ekspor manggis Indonesia 2024 dan sekitar 86% nilai ekspornya. Artinya, China bukan sekadar salah satu pasar.China saat ini adalah pasar strategis utama manggis Indonesia.

๐งง Mengapa China sangat menarik?
Salah satu faktor menarik adalah pola permintaan menjelang Tahun Baru Imlek.Pada awal 2026, Badan Karantina Indonesia mencatat bahwa pengiriman manggis Bali ke China meningkat tajam menjelang Festival Musim Semi. Pada periode 1 Januariโ9 Februari 2026, Karantina Bali telah melakukan sertifikasi ekspor manggis sebanyak 79,5 ton, naik sekitar 700% dibanding periode bulan sebelumnya. Data tersebut memperlihatkan bahwa musim dan momentum kalender konsumen dapat memberikan peluang besar bagi eksportir.Namun, peluang tersebut datang bersama tuntutan kualitas.Untuk ekspor ke China, antara lain harus diperhatikan persyaratan teknis dan karantina, termasuk bebas dari organisme pengganggu tertentu seperti kutu putih, lalat buah, kutu tempurung dan siput.
๐ฆ๐ช UAE: pasar yang menarik untuk diversifikasi
Selain China, Uni Emirat Arab juga sudah tercatat sebagai salah satu tujuan ekspor manggis Indonesia.Pada 2024, Indonesia mengekspor sekitar 772,6 ton manggis ke UAE, dengan nilai sekitar US$1,67 juta. Angkanya memang masih jauh dibanding China.Tetapi justru di sinilah menariknya.Pasar yang lebih kecil dapat menjadi ruang diversifikasi.Untuk eksportir Indonesia, pasar Timur Tengah dapat menjadi alternatif agar ekspor tidak hanya bergantung pada satu negara tujuan
๐ Potensi pasar tidak berhenti di China
Peluang manggis Indonesia dapat dikembangkan ke beberapa kelompok pasar: ๐จ๐ณ Asia TimurChina, Hong Kong dan negara Asia lainnya. ๐ฆ๐ช Timur TengahUAE dan pasar Gulf lainnya. ๐ธ๐ฌ Asia TenggaraSingapura dan Malaysia dapat menjadi pasar regional. ๐ฏ๐ต Asia premiumJepang berpotensi untuk buah dengan kualitas, keamanan pangan dan penanganan pascapanen yang sangat baik. ๐ช๐บ EropaPasar yang lebih menuntut dari sisi food safety, traceability, residu pestisida dan konsistensi kualitas.

